SectionRubrik
antropologi Aceh
-

Desa Gle Bruek: Ruang Hidup Adat dan Negosiasi Modernitas di Aceh
Desa Gle Bruek di Kecamatan Lhoong bukan sekadar ruang geografis, melainkan lanskap hidup yang menyatukan manusia, adat, dan alam dalam satu tatanan moral. Melalui pendekatan antropologis yang mendalam, tulisan ini…
-

Aulia 44 di Pulau Weh: Sejarah dan Perspektif Antropologis
Aulia 44 di Sabang adalah kumpulan wali dan ulama penyebar Islam yang makamnya tersebar di Pulau Weh. Naskah akademik ini membahas sejarah, antropologi, dan makna sosial-religius mereka dalam proses Islamisasi…
-

Menuju Aceh Baru: Tradisi, Agama, dan Kosmopolitanisme dalam Dialektika Global
Aceh selalu hadir sebagai ruang sejarah yang memadukan tradisi, agama, dan kosmopolitanisme. Dari Kesultanan Aceh Darussalam hingga era globalisasi abad ke-21, wilayah ini memainkan peran penting sebagai simpul perdagangan, pusat…
-

Harlan dan Tradisi Premanisme di Aceh: Kajian Sosial-Antropologis tentang Kekerasan, Kekuasaan Informal, dan Krisis Nilai
Fenomena Harlan di Aceh tidak dapat dipahami hanya sebagai premanisme jalanan. Harlan merupakan gejala sosial yang lahir dari relasi antara kekerasan, kuasa informal, ekonomi bayangan, backing politik, dan krisis nilai…
-

Fenomena Gelap Dunia Mahasiswa dan Industri Asusila di Aceh: Analisis Sosial Antropologis
Fenomena sosial di Aceh semakin kompleks. Dari kepungan narkoba, munculnya istilah “janda sabe,” hingga industri asusila yang terorganisir melalui aplikasi online, semua menjadi bagian dari realitas baru generasi muda. Artikel…
