Di Antara Peta Kolonial dan Ingatan Kampung: Etnografi Singkel, Kolonialisme, dan Pembentukan Identitas Lokal
Tulisan ini mengeksplorasi Singkel sebagai ruang hidup yang dibentuk oleh pertemuan antara adat lokal, jaringan perdagangan global, dan kolonialisme Belanda. Melalui pendekatan etnografi dan pembacaan arsip kolonial, artikel ini menunjukkan bagaimana kolonialisme tidak hanya hadir sebagai kekuasaan politik, tetapi sebagai proses yang mengubah cara masyarakat memahami wilayah, kepemimpinan, dan identitas. Singkel dilihat bukan sekadar wilayah administratif, tetapi sebagai ruang ingatan kolektif yang terus bergerak antara masa lalu dan modernitas. Artikel ini relevan bagi kajian antropologi, sejarah kolonial, dan studi masyarakat pesisir Nusantara.
