Memoar Slamet Riyanto: Integritas, Politik, dan Kompleksitas Pengelolaan Haji di Indonesia
Memoar reflektif ini menggambarkan pengalaman Bapak Slamet Riyanto saat menjabat sebagai Dirjen Haji Kementerian Agama. Haji bukan sekadar ibadah, tetapi tugas negara yang penuh kompleksitas diplomasi, politik, dan manajemen ratusan ribu jamaah di negeri orang. Slamet mengenang masa transisi dari sistem syeikh ke mu’asasah, dinamika KBIH dan para kiai, serta pahitnya tekanan politik DPR. Ia menegaskan pentingnya integritas, dari tidak menggunakan jabatan untuk memberangkatkan istrinya hingga menolak praktik membisniskan dana haji. Memoar ini juga menyingkap sisi spiritual haji: hati, kesabaran, hingga keajaiban yang tak masuk akal di Tanah Suci. Ditulis dengan gaya reflektif, naskah ini menyatukan pengalaman birokrasi, spiritualitas, dan politik, menjadi pelajaran penting bagi generasi penerus tentang bagaimana negara mengelola ibadah akbar umat Islam dengan amanah, integritas, dan seni kepemimpinan.
