Category: Religion, Philosophy & Culture
-

Yahudi sebagai Pariah dalam Pemikiran Hannah Arendt: Luka Emansipasi, Asimilasi, dan Tradisi Tersembunyi
Membaca Hannah Arendt dalam The Jew as Pariah: A Hidden Tradition berarti memasuki satu wilayah sunyi dalam sejarah modern—wilayah di mana manusia diterima, tetapi tidak pernah sepenuhnya diakui. Yahudi, dalam pembacaan Arendt, bukan sekadar komunitas yang ditolak, tetapi keberadaan yang dipaksa hidup dengan syarat. Emansipasi tidak selalu membebaskan, asimilasi tidak selalu menyatukan. Dari Heine hingga…
-

Foucault, Power, dan Transformasi Subjek: Kajian Terhadap Essential Works 1954–1984
Tulisan ini mengupas secara mendalam pemikiran Michel Foucault dalam Power (Essential Works 1954–1984) dengan menempatkan pengetahuan bukan sebagai fondasi, tetapi sebagai efek dari relasi kekuasaan. Kebenaran tidak lagi stabil, melainkan diproduksi melalui diskursus dan praktik sosial. Melalui konsep pengalaman batas dan desubjektivasi, esai ini menunjukkan bagaimana subjek modern dibentuk dan sekaligus dapat dibongkar. Ini bukan…
-

The Tyranny of Certainty: Isaiah Berlin, Vico, Herder, and Hamann in the Counter-Enlightenment | A Philosophical Exploration of Pluralism, Tragedy, and the Limits of Reason
The Tyranny of Certainty confronts one of the most urgent crises of the modern world: the dangerous belief that perfection and harmony can be engineered by eliminating conflict and imposing a single truth. Through a powerful narrative built on the ideas of Isaiah Berlin, Giambattista Vico, Johann Gottfried Herder, and Johann Georg Hamann, this book…
-

Isaiah Berlin and the Defense of the Human World: Why His Ideas Matter Today
In an age defined by polarization and the return of ideological absolutism, Isaiah Berlin’s defense of the human world becomes urgently relevant. This essay explores Berlin’s moral warning against the pursuit of perfection and his insistence that freedom survives only through humility, restraint, and the protection of difference. Drawing on the tragedies of the twentieth…
-

Hafalan Shalat Delisa: Eksploitasi Tragedi, Tsunami Aceh, dan Etika Sastra Indonesia
Esai ini membedah praktik komersialisasi bencana dalam novel dan film Hafalan Shalat Delisa: pengaburan fakta penyintas, narasi white saviour, salah-representasi budaya, serta abainya partisipasi warga Aceh. Ulasan berakhir dengan seruan etik, kompensasi moral, dan pedoman kreatif yang adil bagi korban.




