Category: Religion, Philosophy & Culture
-

How John Locke Explains the Origin of Simple Ideas: A Close Reading of An Essay Concerning Human Understanding
John Locke’s theory of simple ideas marks one of the decisive turning points in the history of modern philosophy. In Book II, Chapter 3 of An Essay Concerning Human Understanding, Locke argues that every simple idea enters the human mind through specific channels of sensation and reflection, rejecting innate knowledge in favor of an empirical…
-

Nietzsche and Human, All Too Human: The Human Journey to Break Free from the Illusion of Values
In Human, All Too Human, Friedrich Nietzsche offers more than a critique of morality and old values. He leads the reader into a harder journey: re-reading how human beings are shaped by inherited values, how a person begins to take distance from their own convictions, and how a free spirit is born. For Nietzsche, freedom…
-

Erich Fromm dan Krisis Manusia Modern: Dari Hasrat Memiliki Menuju Seni Menjadi
Esai ini membaca Erich Fromm sebagai salah satu pemikir humanistik paling penting abad ke-20 yang menempatkan krisis manusia modern bukan hanya pada struktur ekonomi, tetapi juga pada orientasi eksistensial. Melalui To Have or To Be?, Fromm menunjukkan bahwa peradaban modern telah menjadikan kepemilikan, konsumsi, citra, dan akumulasi sebagai ukuran nilai manusia. Akibatnya, cinta, pengetahuan, agama,…
-

Al-Futuhat al-Makkiyya: Understanding Ibn Arabiโs Architecture of Knowledge from Within
This essay reads Muhyiddin Ibn Arabiโs Al-Futuhat al-Makkiyya as an edifice of knowledge born of spiritual experience, kashf, tawaf, and symbolic encounter around the Kaโba. Ibn Arabi did not merely write about Sufism; he built an entire architecture of Islamic epistemology that links the body, the spirit, the letters, language, the cosmos, and the divine…
-

Modal Produksi, Kesadaran, dan Batas Pengetahuan: Membaca Mรฉszรกros tentang Penentuan Sosial atas Metode
Esai ini membaca Istvรกn Mรฉszรกros melalui gagasan besar tentang penentuan sosial atas metode. Mรฉszรกros menunjukkan bahwa pengetahuan tidak lahir di ruang kosong, tetapi dibentuk oleh struktur sosial, modal produksi, kepentingan kelas, dan batas historis zaman kapital. Dari Marx, Hegel, Descartes, Adam Smith, hingga Hayek, esai ini menelusuri bagaimana tradisi intelektual Barat sering mengklaim universalitas, tetapi…
-

Romantisisme Jerman dan Krisis Kesadaran Rusia: Memahami Russian Thinkers Karya Isaiah Berlin
Dalam Russian Thinkers, Isaiah Berlin menunjukkan bagaimana Romantisisme Jerman mengubah fondasi kesadaran intelektual Rusia abad ke-19. Dari Schelling dan Hegel lahir generasi pemikir Rusia yang melihat sejarah, sastra, agama, dan politik sebagai bagian dari drama spiritual manusia. Stankevich mencari harmoni batin, Bakunin mengubah filsafat menjadi energi revolusi, sementara Herzen, Turgenev, dan Belinsky mulai meragukan sistem…
-

Ilmu Sosial Profetik Kuntowijoyo: Rekonstruksi Epistemologi Islam dari Teologi ke Peradaban
Esai ini mengurai secara mendalam gagasan Kuntowijoyo tentang Ilmu Sosial Profetik sebagai upaya keluar dari kebuntuan teologi dan keterbatasan ilmu sosial modern. Dengan menelusuri krisis semantik teologi, pergeseran ke ilmu sosial transformatif, hingga lahirnya konsep profetik berbasis Ali Imran 110, tulisan ini menunjukkan bagaimana humanisasi, liberasi, dan transendensi menjadi kerangka perubahan sosial dalam Islam. Kajian…
-

Yahudi sebagai Pariah dalam Pemikiran Hannah Arendt: Luka Emansipasi, Asimilasi, dan Tradisi Tersembunyi
Membaca Hannah Arendt dalam The Jew as Pariah: A Hidden Tradition berarti memasuki satu wilayah sunyi dalam sejarah modernโwilayah di mana manusia diterima, tetapi tidak pernah sepenuhnya diakui. Yahudi, dalam pembacaan Arendt, bukan sekadar komunitas yang ditolak, tetapi keberadaan yang dipaksa hidup dengan syarat. Emansipasi tidak selalu membebaskan, asimilasi tidak selalu menyatukan. Dari Heine hingga…

