Category: Agama, Filsafat & Budaya
-

The Expressivist Turn: Charles Taylor, Alam, dan Sumber Diri Modern
Artikel ini mengulas bab The Expressivist Turn dalam Sources of the Self karya Charles Taylor, yang membahas bagaimana Romantisisme mengubah pemahaman manusia tentang alam, moralitas, dan ekspresi diri. Taylor menunjukkan bahwa alam tidak lagi dilihat sekadar sebagai tatanan eksternal, tetapi sebagai sumber batiniah yang berbicara melalui perasaan dan suara hati. Pergeseran ini menghubungkan tradisi providensialisme…
-

Johann Georg Hamann: Kritik Post-Enlightenment, Socratic Memorabilia, dan Visi Post-Sekuler
Johann Georg Hamann (1730โ1788), dikenal sebagai Magus of the North dan โSocrates Kristen,โ adalah pemikir unik yang menolak klaim rasionalisme Pencerahan. Melalui pengalaman pertobatannya di London dan karya Socratic Memorabilia, ia melancarkan kritik tajam terhadap Kant sekaligus memanfaatkan skeptisisme Hume untuk menegaskan peran iman. Hamann menempatkan bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan wahyu yang menghadirkan…
-

Hegel dan Dialektika Absolut: Dari BeingโNothingโBecoming hingga Kebebasan Universal
Artikel ini membahas filsafat Hegel sebagaimana dipaparkan John Shand dalam Philosophy and Philosophers. Hegel menolak pemisahan Kant antara fenomena dan noumena, lalu membangun sistem idealisme absolut di mana realitas sepenuhnya dapat diketahui karena bersifat rasional. Esai ini menguraikan logika dialektis BeingโNothingโBecoming, struktur kesadaran menuju akal, serta konsep roh obyektif yang terwujud dalam sejarah dunia: dari…
-

Habermas dan Dilema Modernitas: Membaca David M. Rasmussen
Artikel ini membahas pemikiran Jรผrgen Habermas sebagaimana dianalisis oleh David M. Rasmussen dalam Reading Habermas: The Dilemmas of Modernity. Fokus utama ada pada kritik Habermas terhadap positivisme dan instrumental reason, pergeserannya dari filsafat kesadaran ke filsafat bahasa, serta usahanya mempertahankan proyek modernitas melalui teori komunikasi dan demokrasi radikal.
-

The Hedgehog and the Fox: Membaca Isaiah Berlin tentang Paradoks Tolstoy
Artikel ini mengulas karya klasik Isaiah Berlin The Hedgehog and the Fox, yang menafsirkan paradoks Leo Tolstoy sebagai rubah yang ingin menjadi landak. Berlin menunjukkan bagaimana Tolstoy menggabungkan cinta pada detail konkret dengan obsesi pada prinsip universal dalam War and Peace. Analisis ini membuka wawasan tentang dilema abadi manusia: antara pluralitas pengalaman dan kerinduan akan…




