Tag: budaya digital
-

Erich Fromm dan Krisis Manusia Modern: Dari Hasrat Memiliki Menuju Seni Menjadi
Esai ini membaca Erich Fromm sebagai salah satu pemikir humanistik paling penting abad ke-20 yang menempatkan krisis manusia modern bukan hanya pada struktur ekonomi, tetapi juga pada orientasi eksistensial. Melalui To Have or To Be?, Fromm menunjukkan bahwa peradaban modern telah menjadikan kepemilikan, konsumsi, citra, dan akumulasi sebagai ukuran nilai manusia. Akibatnya, cinta, pengetahuan, agama,…
-

Etnografi Virtual: Membaca Jejak Digital sebagai Lapangan Baru Antropologi Digital
Etnografi virtual menantang pemahaman lama tentang โlapanganโ dalam antropologi. Ketika kehidupan sosial manusia semakin berlangsung di ruang digital, peneliti tidak lagi dapat membatasi realitas hanya pada ruang fisik. Facebook, WhatsApp, Telegram, Instagram, dan platform digital lain telah menjadi ruang pembentukan identitas, jaringan sosial, afiliasi politik, bahkan memori kolektif. Artikel ini membaca etnografi virtual sebagai respons…
-

Remaja Zaman Sekarang: Kreatif, Ribut, dan Hidup Serba Online di Era Digital
Remaja zaman sekarang hidup di dunia yang berbeda jauh dari generasi sebelumnya. Dari bangun tidur sampai malam, aktivitas mereka selalu terhubung dengan HP, medsos, dan game online. Tapi jangan salah, di balik layar, remaja juga kreatif: jadi content creator, jualan online, hingga menciptakan karya seni digital. Esai ini ditulis oleh Qaishar, siswa SMA Banda Aceh,…
-

Otak Digital dan Konektivitas Global: Bagaimana Internet dan AI Mengubah Cara Otak Manusia Bekerja
Internet dan media digital telah mengubah cara kerja otak manusia. Dari memori transaktif yang membuat kita lebih mengandalkan mesin pencari daripada daya ingat, hingga multitasking digital yang melemahkan konsentrasi. Artikel ini menelusuri dampak konektivitas global terhadap otak, perubahan cara membaca, serta perdebatan tentang kecerdasan buatan dan kemungkinan kesadaran buatan. Era digital membawa peluang besar sekaligus…

