Tag: KBA13 Insight
-

Update Situasi Keamanan Jawa–Bali (10–16 Agustus 2025)
Minggu kedua Agustus 2025 mencatat beragam peristiwa keamanan di Jawa–Bali: tragedi demo Pati menelan korban jiwa, letusan Gunung Semeru kembali menguji mitigasi bencana, gempa di Cisarua menegaskan ancaman Sesar Lembang, serta kebakaran dan kecelakaan lalu lintas di berbagai titik. Sementara itu, di Bali terbongkar kasus narkotika dengan ancaman hukuman mati dan kebakaran besar di Tabanan.…
-

Aceh, Nation-State, dan Komparasi Global: Bali, Yogyakarta, Brunei, Singapura, dan Israel dalam Dialektika Demokrasi dan Agama
Pasca-Helsinki, Aceh dihadapkan pada tantangan besar untuk mengubah legitimasi simbolik syariat menjadi kinerja nyata dalam tata kelola publik. Belajar dari Bali, Yogyakarta, Brunei, Singapura, dan Israel, terlihat bahwa daya tahan politik tidak hanya ditentukan oleh identitas atau narasi, tetapi juga kelembagaan, kapasitas birokrasi, jejaring global, dan kepercayaan publik. Rekomendasi strategis bagi Aceh mencakup institusionalisasi maqāṣid…
-

Strategi Cina di Laut China Selatan: Dominasi Jangka Panjang di Asia Tenggara
Laut Cina Selatan kini menjadi panggung utama geopolitik Asia Tenggara. Strategi salami slicing Cina secara perlahan mengubah status quo, sementara negara-negara ASEAN terjebak dalam politik ambivalensi: antara resistensi terbatas dan akomodasi pragmatis. Artikel ini mengulas bagaimana strategi Beijing, keterbatasan militer, serta kepentingan ekonomi membentuk normalisasi hegemoni Cina di kawasan.
-

20 Tahun Damai RI–GAM: Refleksi dari Senjata ke UUPA
Pendahuluan: Dua Dekade Damai yang Penuh Gelombang Dua puluh tahun sejak penandatanganan MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005 adalah sebuah momentum historis yang patut direnungkan secara serius. Aceh yang dahulu diliputi dentuman senjata, operasi militer, dan ketakutan rakyatnya, kini menapaki jalan damai yang penuh lika-liku. Buku 20 Tahun Damai RI–GAM: Berdamai dari Senjata, Berkonflik dalam…
-

Alumni Friendly Dinner Bersama Konsul AS untuk Sumatra: Dialog Hangat tentang Aceh di Tengah Peringatan 20 Tahun Damai
Banda Aceh, 14 Agustus 2025 – Suasana Seafood Karibia, Kuta Alam, Banda Aceh, malam itu terasa akrab namun sarat makna. Undangan resmi yang dikirim oleh U.S. Consul for Sumatra, Lisa Podolny menjadi gerbang bagi sebuah pertemuan yang mempertemukan para alumni, tokoh akademik, dan pejabat publik Aceh dalam bingkai diplomasi yang bersahabat. Acara Alumni Friendly Dinner…
-

Hasan di Tiro: Kisah yang Belum Selesai dalam 20 Tahun Perdamaian Aceh
Dua dekade telah berlalu sejak penandatanganan Memorandum of Understanding di Helsinki pada 15 Agustus 2005. Damai yang terjalin antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Republik Indonesia mengakhiri salah satu babak paling berdarah dalam sejarah Aceh modern. Namun, di balik lembar-lembar perjanjian itu, ada sosok yang namanya akan selalu melekat dalam narasi perjuangan dan perdamaian Aceh:…
-

FGD Tim Kajian Perdamaian Kesbangpol Aceh: UUPA sebagai Kunci Keberlanjutan Damai atau Sumber Persoalan Baru?
Banda Aceh, 13 Agustus 2025 – Ruang Memorial Perdamaian Kesbangpol Aceh sore itu menjadi arena diskusi intens. Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Tim Kajian Pendidikan Perdamaian Kesbangpol Aceh menghadirkan para akademisi, anggota tim kajian, dan perwakilan Kesbangpol untuk membedah satu isu strategis: Posisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) dalam menjaga atau justru mengancam keberlanjutan damai…
-

Intelijen: Catatan Harian Seorang Serdadu – Membaca Jejak Seorang Prajurit di Garis Terdepan Operasi Senyap
Dalam literatur militer Indonesia, jarang sekali kita menemukan buku yang ditulis langsung oleh seorang pelaku lapangan intelijen yang mau membuka catatan pribadinya secara terbuka. Intelijen: Catatan Harian Seorang Serdadu karya Slamet Singgih adalah salah satu pengecualian itu. Buku ini bukan sekadar memoar, melainkan sebuah mosaik pengalaman seorang prajurit yang menyaksikan — dan ikut membentuk —…

