Category: Kajian Asia Tenggara
-

Abdul Razak Panemalae: Sastra Melayu Patani, Maew Sapiens, dan Suara Sunyi dari Perbatasan Thailand Selatan
Abdul Razak Panemalae adalah salah satu suara penting dalam lanskap sastra Melayu Patani kontemporer. Melalui karya seperti Pantai Ini Lautnya Dalam: Suara Nurani Melayu Patani, terjemahan Televisi karya Shahnon Ahmad, dan novel Maew Sapiens, ia menghadirkan sastra sebagai ruang ingatan, dialog budaya, dan refleksi tentang manusia. Lahir dari ruang perbatasan Thailand Selatan, karya Abdul Razak…
-

Dunia Memasuki Era Perang Dagang Total: Amerika, China, Eropa, dan Pertaruhan Indonesia di Tengah Runtuhnya Globalisasi Lama
Dunia sedang memasuki era baru yang jauh lebih keras: perang dagang total, perebutan teknologi, dan fragmentasi globalisasi lama. Amerika Serikat, China, dan Eropa kini tidak hanya bersaing dalam perdagangan, tetapi juga dalam AI, semikonduktor, data, energi, dan pengaruh geopolitik global. Di tengah perubahan besar ini, ASEAN menjadi arena perebutan strategis dunia, sementara Indonesia berada di…
-

Sabang, Singapura, dan Perebutan Jalur Dunia: Analisis Geopolitik Selat Malaka dan Indo-Pasifik
Sabang bukan sekadar wilayah paling barat Indonesia, tetapi titik yang berpotensi mengubah struktur geopolitik Asia Tenggara. Artikel ini membedah secara mendalam bagaimana Sabang dapat mengganggu dominasi Singapura, mempengaruhi jalur energi global, serta masuk dalam kalkulasi strategis Amerika dan kekuatan besar lainnya. Dengan pendekatan intelijen geopolitik, tulisan ini menunjukkan bahwa perubahan kecil di Sabang dapat menghasilkan…
-

Simulasi Perang Indonesia: Analisis Strategis Multi-Domain di Era Konflik Indo-Pasifik
Simulasi ini membedah bagaimana Indonesia dapat mengalami tekanan simultan dalam perang modern berbasis multi-domain. Fokus utama bukan pada kehancuran fisik kota, tetapi pada gangguan terhadap sistem nasional: energi, komunikasi, logistik, dan legitimasi negara. Analisis menunjukkan bahwa ancaman terbesar terletak pada disrupsi aliran yang menjaga negara tetap berfungsi. Ketika beberapa simpul strategis terguncang secara bersamaan, risiko…
-

Laut Cina Selatan dan Logika Perang Modern: Kontrol Operasional, Eskalasi, dan Posisi Indonesia
Konflik di Laut Cina Selatan tidak lagi dapat dipahami sebagai sengketa teritorial biasa. Ia telah berkembang menjadi arena perebutan kontrol operasional antara China dan Amerika Serikat, dengan implikasi langsung terhadap stabilitas Asia-Pasifik dan ekonomi global. Esai ini membedah logika terdalam konflik tersebut—dari strategi dominasi bertahap, kegagalan deterrence, hingga perang kelelahan operasional—serta menempatkan Indonesia, khususnya Natuna,…
-

Singapura di Selat Melaka: Konsentrasi Fungsi, Asimetri Kekuasaan, dan Risiko Eskalasi Kawasan
Selat Melaka bukan sekadar jalur perdagangan, tetapi titik tekan sistem global. Dalam ruang sempit ini, Singapura mengonsolidasikan fungsi logistik, informasi, dan konektivitas global dalam satu node yang sangat padat. Data throughput pelabuhan, kontrol FIR, ekspansi reklamasi, serta keterhubungan militer menunjukkan bahwa kekuatan Singapura tidak tersebar, tetapi terkonsentrasi. Dalam kondisi stabil, konfigurasi ini menghasilkan efisiensi tinggi.…
-

Indonesia 2030 dan Logika Keruntuhan Negara | National Integrity Warning Calendar
Kajian ini menganalisis Indonesia menuju 2030 sebagai fase akumulasi krisis legitimasi negara modern. Dengan pendekatan kalender berlapis, geopolitik, dan ketahanan institusional, laporan ini memetakan bagaimana kegagalan kecil yang berulang dapat menjadi akselerator disintegrasi tanpa perang terbuka.
-

Perspektif Kemelayuan: Dari Kebatinan ke Kosmologi Pengetahuan
Artikel ini mengupas akar spiritual dan intelektual Kemelayuan dari kebatinan, tasawuf, hingga kosmologi. Dari Hamzah Fansuri hingga Raja Ali Haji, dunia Melayu dipahami sebagai ruang filsafat hidup yang menyatukan akal, rasa, dan iman. Sebuah renungan akademik atas jati diri intelektual Melayu di tengah modernitas.

