Category: Kebijakan dan Tata Kelola
-

Buruh Indonesia dalam Kapitalisme Global: Ancaman Tersembunyi bagi Ketahanan Nasional
Buruh Indonesia hari ini tidak lagi berada dalam satu sistem yang utuh. Mereka tersebar antara pabrik, platform digital, migrasi global, hingga jaringan kriminal lintas negara. Dalam kondisi ini, persoalan buruh tidak bisa lagi dibaca sebagai isu ekonomi semata, tetapi sebagai bagian dari struktur ketahanan nasional. Esai ini mengurai secara mendalam bagaimana kapitalisme global, pekerja digital,…
-

Bantuan Pasca Bencana Dinilai Tak Merata, Warga Takengon Resah
Keluhan warga Takengon terkait penyaluran bantuan sosial pasca banjir dan longsor di Aceh Tengah terus bermunculan. Bantuan dinilai belum merata, data penerima dianggap tidak akurat, dan transparansi pemerintah dipertanyakan.
-

Aceh, Banjir, dan Salah Baca Negara: Mengelola Kekecewaan Sosial tanpa Memproduksi Ancaman Separatisme
Aceh tidak berada pada jalur separatisme. Banjir yang berulang dan respons negara yang dianggap tidak proporsional memunculkan kekecewaan sosial yang dibaca keliru sebagai ancaman keamanan. Policy brief ini menganalisis bagaimana salah tafsir negara terhadap ekspresi simbolik justru berisiko menggerus legitimasi, bukan menjaga keutuhan Indonesia.
-

Deforestasi Sawit di Aceh Utara dan Bireuen: Jaringan Pengusaha, Beking Kekuasaan, dan Ancaman Banjir Tahunan
Kajian ini mengungkap deforestasi sawit di Aceh Utara dan Bireuen, menelusuri jaringan pengusaha, pembiaran kekuasaan, serta dampaknya terhadap banjir tahunan dan keamanan lingkungan masyarakat.
-

Dari Syekh Haji ke Negara: Dinamika Etnografis Haji Nusantara menurut Dadi Darmadi
Haji bagi umat Islam Indonesia bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan kisah panjang penuh dinamika sosial, politik, dan ekonomi. Dadi Darmadi, melalui kajian etnografisnya, menyoroti bagaimana haji sejak masa kolonial sudah terhubung dengan globalisasi, mulai dari peran Saudi Holland Bank, penertiban tarif oleh ulama Jawah, hingga ide bahwa haji harus dikelola secara resmi oleh negara. Artikel…
-

Aceh, Nation-State, dan Komparasi Global: Bali, Yogyakarta, Brunei, Singapura, dan Israel dalam Dialektika Demokrasi dan Agama
Pasca-Helsinki, Aceh dihadapkan pada tantangan besar untuk mengubah legitimasi simbolik syariat menjadi kinerja nyata dalam tata kelola publik. Belajar dari Bali, Yogyakarta, Brunei, Singapura, dan Israel, terlihat bahwa daya tahan politik tidak hanya ditentukan oleh identitas atau narasi, tetapi juga kelembagaan, kapasitas birokrasi, jejaring global, dan kepercayaan publik. Rekomendasi strategis bagi Aceh mencakup institusionalisasi maqฤแนฃid…

