Category: Sejarah, Budaya, dan Masyarakat
-

Abdul Razak Panemalae: Sastra Melayu Patani, Maew Sapiens, dan Suara Sunyi dari Perbatasan Thailand Selatan
Abdul Razak Panemalae adalah salah satu suara penting dalam lanskap sastra Melayu Patani kontemporer. Melalui karya seperti Pantai Ini Lautnya Dalam: Suara Nurani Melayu Patani, terjemahan Televisi karya Shahnon Ahmad, dan novel Maew Sapiens, ia menghadirkan sastra sebagai ruang ingatan, dialog budaya, dan refleksi tentang manusia. Lahir dari ruang perbatasan Thailand Selatan, karya Abdul Razak…
-

Meurajah di Aceh: Ketika Tradisi Menjadi Katup Penyelamat di Tengah Krisis JKA
Di tengah ketidakpastian Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), masyarakat kembali pada praktik meurajahโsebuah tradisi penyembuhan berbasis doa yang telah lama hidup dalam budaya Aceh. Artikel ini menawarkan analisis multidisipliner yang menghubungkan teologi, psikoneuroimunologi, dan sosiologi kesehatan untuk menjelaskan mengapa meurajah bukan sekadar praktik spiritual, tetapi juga mekanisme ketahanan sosial di tengah krisis sistem kesehatan formal.
-

Di Antara Peta Kolonial dan Ingatan Kampung: Etnografi Singkel, Kolonialisme, dan Pembentukan Identitas Lokal
Tulisan ini mengeksplorasi Singkel sebagai ruang hidup yang dibentuk oleh pertemuan antara adat lokal, jaringan perdagangan global, dan kolonialisme Belanda. Melalui pendekatan etnografi dan pembacaan arsip kolonial, artikel ini menunjukkan bagaimana kolonialisme tidak hanya hadir sebagai kekuasaan politik, tetapi sebagai proses yang mengubah cara masyarakat memahami wilayah, kepemimpinan, dan identitas. Singkel dilihat bukan sekadar wilayah…
-

Kundalini dan Seni Memulihkan Diri: Cara Mengembalikan Energi Tubuh dan Keseimbangan Emosi Saat Lelah Mental
Ada fase dalam hidup ketika tubuh bekerja tetapi jiwa terasa kosong. Artikel ini mengajak pembaca memahami kundalini bukan sebagai fenomena mistis, tetapi sebagai kesadaran tubuh yang membantu proses pemulihan diri secara utuh. Melalui napas, kesadaran emosi, dan hubungan kembali dengan tubuh, seseorang dapat memulai perjalanan healing tanpa tekanan spiritual berlebihan. Tulisan ini relevan bagi mereka…
-

Adat yang Hidup di Aceh Singkil: Islam, Budaya, dan Identitas Sosial
Adat di Aceh Singkil bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan sistem sosial yang terus hidup dalam praktik keseharian masyarakat. Melalui musyawarah, kesabaran sosial, dan integrasi nilai Islam, adat menjadi mekanisme kolektif yang menjaga harmoni sosial. Artikel ini mengkaji bagaimana adat diwariskan melalui praktik sosial, ingatan kolektif, serta relasi antar generasi. Di tengah arus globalisasi dan…
-

Ulit Mayang dan Generasi yang Lelah: Mantera Melayu sebagai Cermin Krisis Makna Anak Zaman Sekarang
Di tengah dunia yang bergerak terlalu cepat, generasi muda hidup dalam kelelahan yang sering tak terucap. Artikel ini membaca Ulit Mayang karya Haron Daud sebagai cermin krisis makna anak zaman sekarang. Melalui mantera Melayuโtentang perlindungan diri, pengobatan, rezeki, dan pasrahโtulisan ini menunjukkan bahwa kebudayaan lama tidak sekadar warisan masa lalu, melainkan ruang refleksi yang masih…
-

Jejak Rasa dan Identitas Budaya Aceh Singkil dalam Kuliner Tradisional
Kuliner tradisional Aceh Singkil bukan sekadar tentang rasa, tetapi tentang identitas, ingatan, dan hubungan panjang manusia dengan alam. Dari sagu yang diolah dengan kesabaran hingga ikan sungai dan laut yang dimasak perlahan, setiap hidangan menyimpan jejak sejarah dan kearifan lokal masyarakat Singkil. Dapur menjadi ruang pewarisan nilai, tempat perempuan menjaga resep, dan generasi belajar memahami…
-

Acehnology dan Krisis Pengetahuan Lokal: Upaya Membangun Paradigma Ilmiah dari Tanah Rencong
Acehnology adalah proyek peradaban yang berupaya membangun kembali pengetahuan lokal Aceh sebagai paradigma ilmiah. Ia mengajak masyarakat Aceh memahami diri, bahasa, dan sejarahnya untuk membangun ilmu yang berakar pada nilai dan spiritualitas sendiri.

