Wongke dalam Filsafat Intelijen Indonesia: Rekayasa Subjektivitas, Kuasa Tersembunyi, dan Tata Kelola Kognitif Negara
Artikel ini membedah konsep wongke sebagai kategori inti dalam filsafat intelijen Indonesia. Wongke dipahami bukan sebagai agen atau informan, melainkan sebagai formasi onto-epistemik: subjek yang direkayasa secara sistemik untuk mengelola persepsi, legitimasi, dan stabilitas kognitif negara melalui kuasa yang tidak terlihat. Kajian ini menempatkan wongke dalam kerangka intelligence philosophy, cognitive governance, dan rekayasa subjektivitas dalam operasi intelijen non-formal.
