Category: Premium
-

Pemikiran Abdullah bin Bayyah tentang Fiqh al-Wāqi‘: Moderasi Islam, Maqāṣid al-Sharī‘ah, dan Kritik atas Takfīr
Artikel ini mengulas secara akademik gagasan Abdullah bin Bayyah dalam Tanbīh al-Marāji‘ tentang fiqh al-wāqi‘ sebagai kerangka metodologis untuk menautkan teks, konteks, dan tujuan syariat. Pembahasan meliputi diagnosis krisis fikih kontemporer, dua level interaksi dengan nash, tiga lingkaran kerja faqīh, peran taḥqīq al-manāṭ serta maqāṣid al-sharī‘ah, hingga studi kasus tafsir QS al-Mā’idah terkait isu takfīr.…
-

Moderasi Beragama dan Radikalisme di Era Digital
Radikalisme kini bergerak melalui ruang digital, memanfaatkan algoritma dan jejaring keluarga. Melalui analisis mendalam, artikel ini mengulas evolusi jejaring ekstremis, fenomena homegrown terrorism, perubahan pengetahuan agama, serta strategi moderasi yang dikembangkan pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kerukunan. Pembahasan komprehensif ini menegaskan pentingnya literasi digital, peran keluarga, dan kebijakan terintegrasi dalam menanggulangi radikalisme.”
-

Militer dalam Demokrasi Rapuh, Pakta Saudi–Pakistan, dan Tiga Sumbu Baru Persaingan Global | KBA13 Insight
Geopolitik global sedang memasuki babak baru. Peran militer kian ambivalen dalam demokrasi yang melemah, sementara pakta pertahanan Saudi–Pakistan mengubah kalkulasi keamanan regional dengan ambiguitas payung nuklir. Di saat yang sama, transisi energi, stok bahan baku kritis, dan perdagangan digital menjadi tiga sumbu baru persaingan global. Analisis KBA13 Insight ini membongkar dinamika deterensi, aliansi strategis, serta…
-

Francis Fukuyama dan Pembusukan Demokrasi: Dari Political Order ke Political Decay
Buku Political Order and Political Decay karya Francis Fukuyama merupakan salah satu karya monumental dalam kajian politik kontemporer. Fukuyama menelusuri bagaimana tatanan politik modern lahir sejak Revolusi Industri, serta bagaimana institusi yang kuat dapat runtuh melalui proses political decay. Dengan membandingkan pengalaman Eropa, Amerika Serikat, Eropa Timur pasca-Komunisme, Tiongkok, India, Brasil, Afrika Selatan, dan Turki,…
-

Global Security Intelligence Trends: How Indo-Pacific and Europe Are Shaping Defense Strategies
Global security intelligence trends in 2025 reveal how technology, cyber defense, and hybrid threats are redefining international relations. In the Indo-Pacific, nations focus on artificial intelligence, maritime domain awareness, and flexible alliances to balance China’s growing influence. Meanwhile, Europe emphasizes rapid readiness, defense industrial autonomy, and resilience against Russian hybrid warfare. From drones and quantum…
-

China’s Strategic Calculations in Indonesia’s 2024 Political Year: Investments, Elections, and Geopolitical Stakes
China’s role in Indonesia’s 2024 political year is not limited to economics but extends into geopolitics and diplomacy. This essay analyzes how Beijing positions itself through massive investments, imported workers, and strategic influence over elections. By monitoring political coalitions, safeguarding mega-projects, and navigating South China Sea disputes, China seeks continuity and protection of its long-term…
-

Islam in Political Affairs: Islamic Thought, Intellectual Movements, and Government Policy in Indonesia and Malaysia
Islam has always been more than a matter of private belief in Southeast Asia—it is also a powerful force in shaping politics, intellectual life, and government policy. In Indonesia and Malaysia, the 1970s marked a turning point when Islamic thought splintered into diverse paths: political activism, liberal reinterpretation, and da‘wah movements. Intellectual groups redefined the…


