Category: Keamanan & Intelijen
-

Man of Terror dan Man of War: Membaca Ulang War on Terror dari Perspektif Geopolitik Global dan Asia Tenggara
Belajar dari pengalaman Robert Gates sebagai Man of War and Osama Bin Laden sebagai Man of Terror, artikel ini mengupas bagaimana wacana War on Terror tidak hanya dibangun dalam bingkai keamanan global. Dengan menelaah konsep Man of Terror dan Man of War, tulisan ini memperlihatkan bagaimana aktor-aktor global memanfaatkan narasi terorisme untuk kepentingan strategis, sekaligus…
-

Para Komando: Jejak Seorang Prajurit di Pusaran Sejarah Indonesia
Ada satu hal yang membedakan prajurit biasa dengan seorang komando sejati: keberanian untuk berada di garis depan ketika sejarah sedang ditulis, sekalipun itu berarti mempertaruhkan nyawa, reputasi, dan masa depan. Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan adalah sosok yang menghidupi prinsip itu. Buku Para Komando: Perjalanan Seorang Prajurit, yang ditulis Hendro Subroto, bukan sekadar kumpulan kisah…
-

Intelijen: Catatan Harian Seorang Serdadu – Membaca Jejak Seorang Prajurit di Garis Terdepan Operasi Senyap
Dalam literatur militer Indonesia, jarang sekali kita menemukan buku yang ditulis langsung oleh seorang pelaku lapangan intelijen yang mau membuka catatan pribadinya secara terbuka. Intelijen: Catatan Harian Seorang Serdadu karya Slamet Singgih adalah salah satu pengecualian itu. Buku ini bukan sekadar memoar, melainkan sebuah mosaik pengalaman seorang prajurit yang menyaksikan — dan ikut membentuk —…
-

Memori Jenderal Yoga – Menyibak Jejak Intelijen dan Politik Orde Baru
Dalam peta sejarah Indonesia, ada tokoh-tokoh yang jarang mendapat sorotan publik, tetapi namanya bergema di lorong-lorong kekuasaan. Jenderal TNI Yoga Sugomo adalah salah satunya. Buku Memori Jenderal Yoga, seperti diceritakan kepada B. Wiwoho dan Banjar Chaeruddin, adalah catatan panjang seorang perwira tinggi yang hidup di jantung badai politik Orde Baru. Ia bukan sekadar saksi sejarah—ia…
-

Perang Kognitif & Disinformasi: Operasi Psikologis, AI, dan Deepfake dalam Perebutan Persepsi Global
Pendahuluan Dunia hari ini berada di persimpangan medan tempur baru: bukan sekadar wilayah darat, laut, udara, atau ruang angkasa, melainkan ruang yang lebih halus dan rapuh — kesadaran manusia. Di sini, perang tidak dimulai dengan dentuman meriam, melainkan dengan manipulasi opini, pengaburan fakta, dan penciptaan narasi yang menembus pikiran sebelum peluru pertama dilepaskan. Inilah domain…




