Tag: Filsafat Modern
-

Erich Fromm dan Krisis Manusia Modern: Dari Hasrat Memiliki Menuju Seni Menjadi
Esai ini membaca Erich Fromm sebagai salah satu pemikir humanistik paling penting abad ke-20 yang menempatkan krisis manusia modern bukan hanya pada struktur ekonomi, tetapi juga pada orientasi eksistensial. Melalui To Have or To Be?, Fromm menunjukkan bahwa peradaban modern telah menjadikan kepemilikan, konsumsi, citra, dan akumulasi sebagai ukuran nilai manusia. Akibatnya, cinta, pengetahuan, agama,…
-

The Expressivist Turn: Charles Taylor, Alam, dan Sumber Diri Modern
Artikel ini mengulas bab The Expressivist Turn dalam Sources of the Self karya Charles Taylor, yang membahas bagaimana Romantisisme mengubah pemahaman manusia tentang alam, moralitas, dan ekspresi diri. Taylor menunjukkan bahwa alam tidak lagi dilihat sekadar sebagai tatanan eksternal, tetapi sebagai sumber batiniah yang berbicara melalui perasaan dan suara hati. Pergeseran ini menghubungkan tradisi providensialisme…
-

Charles Taylor dan Moral Topography: Membaca Inwardness Modern
Charles Taylor dalam Moral Topography memperlihatkan bahwa konsep diri modern sebagai sesuatu yang berada di dalam bukanlah fakta universal, melainkan konstruksi historis khas Barat. Melalui perbandingan dengan tradisi shamanistik dan kosmologi Jawa, Taylor membongkar klaim naturalitas modern dan menegaskan keanehannya. Artikel ini mengulas dengan tajam bagaimana moral topography membentuk identitas, mengapa ia kuat tetapi terbatas,…
-

Membaca Etika Autentisitas Charles Taylor dalam The Sources of Authenticity
Tulisan ini menelusuri gagasan besar Charles Taylor tentang etika autentisitas sebagaimana dipaparkan dalam The Ethics of Authenticity. Autentisitas dipahami sebagai etika khas modernitas yang lahir dari dialog panjang antara rasionalisme Descartes, individualisme Locke, kebebasan Rousseau, orisinalitas Herder, hingga konsep inwardness. Taylor mengingatkan bahwa autentisitas sejati menuntut kesetiaan pada suara batin, keterikatan pada komunitas, dan keterhubungan…
-

Charles Taylor dan Tiga Malaise Modernitas: Individualisme, Rasionalitas Instrumental, dan Erosi Kebebasan
Dalam bab โThree Malaisesโ dari The Ethics of Authenticity (1991), Charles Taylor mengidentifikasi tiga kegelisahan utama modernitas: hilangnya makna akibat individualisme, dominasi rasionalitas instrumental yang mereduksi tujuan hidup menjadi perhitungan efisiensi, serta erosi kebebasan politik menuju soft despotism. Bab ini berfungsi sebagai peta awal untuk memahami wajah modernitas yang ambivalenโpenuh janji tetapi juga sarat kehilangan.…
-

Teori Kritis Sekolah Frankfurt โ Rasionalitas yang Menjadi Bayang-bayangnya Sendiri
Ada masa ketika manusia percaya bahwa rasionalitas adalah cahaya yang akan mengusir seluruh bayang-bayang dalam hidupnya. Sejak Pencerahan, rasio dijadikan senjata untuk membebaskan diri dari mitos, penindasan, dan ketidaktahuan. Namun, sebagaimana ditunjukkan oleh Max Horkheimer dan Theodor W. Adorno, cahaya itu ternyata membawa bayangan baruโbayangan yang justru membungkus manusia dalam bentuk penindasan yang lebih halus,…

