Kekuatan geopolitik abad ke-21 tidak lagi hanya ditentukan oleh jumlah tentara, kapal perang, atau cadangan energi. Dunia...
Kamaruzzaman Bustamam Ahmad
Prof. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad (KBA) has followed his curiosity throughout life, which has carried him into the fields of Sociology of Anthropology of Religion in Southeast Asia, Islamic Studies, Sufism, Cosmology, and Security, Geostrategy, Terrorism, and Geopolitics. Prof. KBA is the author of over 30 books and 50 academic and professional journal articles and book chapters. His academic training is in social anthropology at La Trobe University, Islamic Political Science at the University of Malaya, and Islamic Legal Studies at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. He received many fellowships: Asian Public Intellectual (The Nippon Foundation), IVLP (American Government), Young Muslim Intellectual (Japan Foundation), and Islamic Studies from Within (Rockefeller Foundation).
Perang Iran 2026 bukan sekadar konfrontasi militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Teheran. Konflik ini memperlihatkan pertemuan...
Esai ini membaca Hannah Arendt dalam menelusuri kelahiran “pertanyaan Yahudi” dari rahim Pencerahan Eropa. Arendt menunjukkan bahwa...
The Middle East in 2026 is no longer governed by the old regional order built on American...
Tulisan ini membedah secara mendalam bagaimana Max Weber menjelaskan hubungan antara etika Protestan dan lahirnya kapitalisme modern....
Buruh Indonesia hari ini tidak lagi berada dalam satu sistem yang utuh. Mereka tersebar antara pabrik, platform...
Harlan adalah konsep sosial Aceh yang semakin jarang disebut, tetapi wataknya masih hidup dalam ruang publik, politik,...
Esai ini mengurai secara mendalam gagasan Kuntowijoyo tentang Ilmu Sosial Profetik sebagai upaya keluar dari kebuntuan teologi...
Ray Kurzweil menawarkan peta besar evolusi kecerdasan yang bergerak dari hukum fisika hingga singularitas teknologi. Esai ini...
