Mengapa agama tetap bertahan bahkan menguat di tengah modernitas yang serba rasional dan terbuka? Esai ini membaca...
Kamaruzzaman Bustamam Ahmad
Prof. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad (KBA) has followed his curiosity throughout life, which has carried him into the fields of Sociology of Anthropology of Religion in Southeast Asia, Islamic Studies, Sufism, Cosmology, and Security, Geostrategy, Terrorism, and Geopolitics. Prof. KBA is the author of over 30 books and 50 academic and professional journal articles and book chapters. His academic training is in social anthropology at La Trobe University, Islamic Political Science at the University of Malaya, and Islamic Legal Studies at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. He received many fellowships: Asian Public Intellectual (The Nippon Foundation), IVLP (American Government), Young Muslim Intellectual (Japan Foundation), and Islamic Studies from Within (Rockefeller Foundation). Currently, he is Dean of Faculty and Shariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia.
Tulisan Wendy R. Sherman tentang JCPOA bukan sekadar catatan diplomasi, tetapi penjelasan tentang bagaimana konflik nuklir Iran...
Konsep social man dalam pemikiran Karl Marx bukan hanya sekadar gagasan tentang manusia yang hidup bersama, tetapi...
Dunia tidak lagi dapat dikendalikan dengan doktrin lama. Melalui pembacaan mendalam terhadap pemikiran Tim Kaine, artikel ini...
Esai ini mengurai konflik Israel di Gaza, Lebanon, dan Iran melalui perspektif Isaiah Berlin tentang pluralisme dan...
Membaca Hannah Arendt dalam The Jew as Pariah: A Hidden Tradition berarti memasuki satu wilayah sunyi dalam...
Tulisan ini mengupas secara mendalam peran Inter-Services Intelligence (ISI) Pakistan sebagai aktor kunci dalam dinamika konflik global....
Tulisan ini mengupas secara mendalam pemikiran Michel Foucault dalam Power (Essential Works 1954–1984) dengan menempatkan pengetahuan bukan...
Iran tidak dapat dipahami hanya sebagai negara, tetapi sebagai sistem pertahanan geografis yang telah dibentuk selama ribuan...
