Artikel ini menyajikan analisis mendalam tentang hubungan Amerika dan Iran dari perspektif intelijen strategis. Dengan merujuk pada...
Kamaruzzaman Bustamam Ahmad
Prof. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad (KBA) has followed his curiosity throughout life, which has carried him into the fields of Sociology of Anthropology of Religion in Southeast Asia, Islamic Studies, Sufism, Cosmology, and Security, Geostrategy, Terrorism, and Geopolitics. Prof. KBA is the author of over 30 books and 50 academic and professional journal articles and book chapters. His academic training is in social anthropology at La Trobe University, Islamic Political Science at the University of Malaya, and Islamic Legal Studies at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. He received many fellowships: Asian Public Intellectual (The Nippon Foundation), IVLP (American Government), Young Muslim Intellectual (Japan Foundation), and Islamic Studies from Within (Rockefeller Foundation).
Sabang bukan sekadar wilayah paling barat Indonesia, tetapi titik yang berpotensi mengubah struktur geopolitik Asia Tenggara. Artikel...
Simulasi ini membedah bagaimana Indonesia dapat mengalami tekanan simultan dalam perang modern berbasis multi-domain. Fokus utama bukan...
Konflik di Laut Cina Selatan tidak lagi dapat dipahami sebagai sengketa teritorial biasa. Ia telah berkembang menjadi...
Selat Melaka bukan sekadar jalur perdagangan, tetapi titik tekan sistem global. Dalam ruang sempit ini, Singapura mengonsolidasikan...
Karl Popper menawarkan cara baru memahami pengetahuan, bukan sebagai kepastian, tetapi sebagai dugaan yang terus diuji. Dalam...
Mengapa agama tetap bertahan bahkan menguat di tengah modernitas yang serba rasional dan terbuka? Esai ini membaca...
Tulisan Wendy R. Sherman tentang JCPOA bukan sekadar catatan diplomasi, tetapi penjelasan tentang bagaimana konflik nuklir Iran...
Konsep social man dalam pemikiran Karl Marx bukan hanya sekadar gagasan tentang manusia yang hidup bersama, tetapi...
