Tun Dr. Mahathir Mohamad, sosok ikonis dunia Melayu-Islam, genap berusia 100 tahun pada 2025. Esai ini membedah...
Kamaruzzaman Bustamam Ahmad
Prof. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad (KBA) has followed his curiosity throughout life, which has carried him into the fields of Sociology of Anthropology of Religion in Southeast Asia, Islamic Studies, Sufism, Cosmology, and Security, Geostrategy, Terrorism, and Geopolitics. Prof. KBA is the author of over 30 books and 50 academic and professional journal articles and book chapters. His academic training is in social anthropology at La Trobe University, Islamic Political Science at the University of Malaya, and Islamic Legal Studies at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. He received many fellowships: Asian Public Intellectual (The Nippon Foundation), IVLP (American Government), Young Muslim Intellectual (Japan Foundation), and Islamic Studies from Within (Rockefeller Foundation). Currently, he is Dean of Faculty and Shariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia.
Wajah agama di Aceh bukan hanya soal keyakinan, melainkan identitas kolektif yang membentuk sejarah, politik, dan budaya....
Isu komunisme di Indonesia bukan lagi sekadar ideologi, tetapi bumbu politik yang bisa dihidupkan atau dimatikan sesuai...
Bagaimana jadinya jika Google, Facebook, Instagram, dan Twitter lenyap dari dunia? Pertanyaan ini bukan sekadar fantasi digital,...
Fenomena cyber societies memperlihatkan wajah baru interaksi sosial di era digital. Dari hidden society yang menjaga privasi,...
Homegrown Violent Extremism (HVE) kini menjadi wajah baru terorisme di Indonesia. Ia lahir dari ruang keluarga, diperkuat...
Kebangkitan China sebagai kekuatan global menantang dominasi Amerika Serikat dalam tatanan dunia pasca-Perang Dingin. Washington yang selama...
Sofyan A. Djalil adalah sosok teknokrat yang menembus lingkaran kekuasaan Indonesia tanpa sandaran partai politik. Putra Aceh...
Pasca-Helsinki, Aceh dihadapkan pada tantangan besar untuk mengubah legitimasi simbolik syariat menjadi kinerja nyata dalam tata kelola...
