Category: Wacana Akademik
-

Pemikiran Abdullah bin Bayyah tentang Fiqh al-Wฤqiโ: Moderasi Islam, Maqฤแนฃid al-Sharฤซโah, dan Kritik atas Takfฤซr
Artikel ini mengulas secara akademik gagasan Abdullah bin Bayyah dalam Tanbฤซh al-Marฤjiโ tentang fiqh al-wฤqiโ sebagai kerangka metodologis untuk menautkan teks, konteks, dan tujuan syariat. Pembahasan meliputi diagnosis krisis fikih kontemporer, dua level interaksi dengan nash, tiga lingkaran kerja faqฤซh, peran taแธฅqฤซq al-manฤแนญ serta maqฤแนฃid al-sharฤซโah, hingga studi kasus tafsir QS al-Mฤโidah terkait isu takfฤซr.…
-

The Expressivist Turn: Charles Taylor, Alam, dan Sumber Diri Modern
Artikel ini mengulas bab The Expressivist Turn dalam Sources of the Self karya Charles Taylor, yang membahas bagaimana Romantisisme mengubah pemahaman manusia tentang alam, moralitas, dan ekspresi diri. Taylor menunjukkan bahwa alam tidak lagi dilihat sekadar sebagai tatanan eksternal, tetapi sebagai sumber batiniah yang berbicara melalui perasaan dan suara hati. Pergeseran ini menghubungkan tradisi providensialisme…
-

Johann Georg Hamann: Kritik Post-Enlightenment, Socratic Memorabilia, dan Visi Post-Sekuler
Johann Georg Hamann (1730โ1788), dikenal sebagai Magus of the North dan โSocrates Kristen,โ adalah pemikir unik yang menolak klaim rasionalisme Pencerahan. Melalui pengalaman pertobatannya di London dan karya Socratic Memorabilia, ia melancarkan kritik tajam terhadap Kant sekaligus memanfaatkan skeptisisme Hume untuk menegaskan peran iman. Hamann menempatkan bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan wahyu yang menghadirkan…
-

Aulia 44 di Pulau Weh: Sejarah dan Perspektif Antropologis
Aulia 44 di Sabang adalah kumpulan wali dan ulama penyebar Islam yang makamnya tersebar di Pulau Weh. Naskah akademik ini membahas sejarah, antropologi, dan makna sosial-religius mereka dalam proses Islamisasi Aceh.
-

Karantina Haji Pulau Rubiah: Jejak Sejarah Haji Pertama di Indonesia
Pulau Rubiah, Sabang, bukan hanya terkenal dengan keindahan lautnya. Pada 1920, pulau ini dijadikan pusat karantina haji pertama di Indonesia. Reruntuhan bangunannya kini berdiri sebagai pengingat sejarah perjalanan haji Nusantara dan jejak pengawasan kolonial.
-

Catatan Perjalanan ke Sabang 25 September 2025: Ziarah Pulau Rubiah, Kilometer Nol, dan Bunker Jepang Anoe Itam
Catatan perjalanan 25 September 2025 ke Sabang bersama Hasnul Arifin Melayu, Dr. Syahrul Anwar, dan Bang Adoen. Dari makan siang di Warung Murah Raya, singgah di Kilometer Nol, menyeberang dengan Boat Kaca ke Pulau Rubiah untuk ziarah dan menelusuri bekas karantina haji, hingga menyusuri delapan bunker dan meriam Jepang di Anoe Itam. Perjalanan ditutup dengan…



