Tag: Charles Taylor
-

The Expressivist Turn: Charles Taylor, Alam, dan Sumber Diri Modern
Artikel ini mengulas bab The Expressivist Turn dalam Sources of the Self karya Charles Taylor, yang membahas bagaimana Romantisisme mengubah pemahaman manusia tentang alam, moralitas, dan ekspresi diri. Taylor menunjukkan bahwa alam tidak lagi dilihat sekadar sebagai tatanan eksternal, tetapi sebagai sumber batiniah yang berbicara melalui perasaan dan suara hati. Pergeseran ini menghubungkan tradisi providensialisme…
-

Charles Taylor dan Moral Topography: Membaca Inwardness Modern
Charles Taylor dalam Moral Topography memperlihatkan bahwa konsep diri modern sebagai sesuatu yang berada di dalam bukanlah fakta universal, melainkan konstruksi historis khas Barat. Melalui perbandingan dengan tradisi shamanistik dan kosmologi Jawa, Taylor membongkar klaim naturalitas modern dan menegaskan keanehannya. Artikel ini mengulas dengan tajam bagaimana moral topography membentuk identitas, mengapa ia kuat tetapi terbatas,…
-

Membaca Etika Autentisitas Charles Taylor dalam The Sources of Authenticity
Tulisan ini menelusuri gagasan besar Charles Taylor tentang etika autentisitas sebagaimana dipaparkan dalam The Ethics of Authenticity. Autentisitas dipahami sebagai etika khas modernitas yang lahir dari dialog panjang antara rasionalisme Descartes, individualisme Locke, kebebasan Rousseau, orisinalitas Herder, hingga konsep inwardness. Taylor mengingatkan bahwa autentisitas sejati menuntut kesetiaan pada suara batin, keterikatan pada komunitas, dan keterhubungan…
-

Charles Taylor dan Tiga Malaise Modernitas: Individualisme, Rasionalitas Instrumental, dan Erosi Kebebasan
Dalam bab โThree Malaisesโ dari The Ethics of Authenticity (1991), Charles Taylor mengidentifikasi tiga kegelisahan utama modernitas: hilangnya makna akibat individualisme, dominasi rasionalitas instrumental yang mereduksi tujuan hidup menjadi perhitungan efisiensi, serta erosi kebebasan politik menuju soft despotism. Bab ini berfungsi sebagai peta awal untuk memahami wajah modernitas yang ambivalenโpenuh janji tetapi juga sarat kehilangan.…
-

Techno-Religion: Silicon Valley Prophets, Big Data Worship, and the Future of Faith
Techno-Religion is transforming how humanity experiences spirituality. Emerging from Silicon Valley, this new faith blurs the line between sacred and secular, merging algorithms, AI, and Big Data into a new theology of digital life. Discover how this phenomenon reflects a post-secular age, how prophets of technology redefine faith, and why the future of belief may…




