Category: Analisis & Opini
-

Menghidupkan Fiqh: Dari Ilmu ke Kebijakan Publik yang Membumi
Fiqh bukan sekadar kumpulan pasal hukum, melainkan pemahaman mendalam yang membentuk amal dan kebijaksanaan. Artikel ini mengajak kita menghidupkan kembali fiqh sebagai tafaqquh peradaban: ilmu yang bergerak dari makna menuju definisi, lalu melahirkan kebijakan yang membumi. Dengan kerangka maqāṣid, fiqh hadir dalam isu kontemporer—dari pengelolaan sampah, keuangan digital, hingga etika AI di dunia akademik. Fiqh…
-

Indonesia: Tempat Paling Keren dengan Alam, Budaya, dan Kreativitas Anak Muda
Indonesia itu paket lengkap: alamnya indah, budayanya kaya, makanannya lezat, dan anak mudanya makin kreatif serta mendunia. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah punya pesona tersendiri, mulai dari Raja Ampat, Danau Toba, hingga vibes Jogja yang tak tergantikan. Esai ini ditulis oleh Qaishar, siswa SMA Banda Aceh, yang melihat Indonesia bukan cuma rumah, tapi tempat…
-

Membentuk Generasi Qawiyun Amin dari Kampus UIN Ar-Raniry
Arahan Prof. Mujiburrahman dalam Subuh Tarbawi UIN Ar-Raniry menegaskan kewajiban program Ma’had sebagai benteng akhlak, penguasaan Alquran, dan disiplin ibadah. Pesan ini juga menyentuh soal manajemen waktu, krisis sosial Aceh, amanah orang tua, serta pentingnya membentuk generasi qawiyun amin sebagai pemimpin masa depan bangsa.
-

Dunia Malam di Banda Aceh: Antara Warkop, Kopi, dan Potret Kehidupan Anak Muda
Dunia malam di Banda Aceh berbeda dari kota besar lain. Bukan dentuman musik atau lampu gemerlap, melainkan warkop dengan kopi Aceh yang khas, percakapan panjang, dan suasana yang hangat hingga subuh. Dalam esai ini, Qaishar—siswa SMA Labschool Banda Aceh—menceritakan pengalamannya melihat sisi unik sekaligus memprihatinkan dari malam di kotanya. Di satu sisi, warkop menjadi ruang…
-

Pintar Belum Tentu Sukses: Pelajaran Hidup Anak SMA tentang Mental, Relasi, dan Konsistensi
Pintar di sekolah sering dianggap tiket emas menuju kesuksesan, tapi kenyataannya nggak selalu begitu. Banyak anak dengan nilai pas-pasan justru sukses besar karena punya mental baja, keberanian ambil risiko, dan relasi yang luas. Dalam esai ini, Qaishar—siswa SMA Banda Aceh—merefleksikan bahwa pintar itu memang modal, tapi bukan segalanya. Dunia nyata lebih menghargai kerja keras, konsistensi,…
-

Bukan Kurang Bakat, Tapi Kurang Kesempatan: Mengapa Banyak Anak Berhenti Bermimpi?
Banyak orang mengira kegagalan seseorang disebabkan karena kurang bakat. Padahal, masalah terbesar sering kali ada pada kurangnya kesempatan. Artikel ini ditulis oleh Queen, siswi kelas 2 SMA Labschool Unsyiah, yang mengajak kita melihat bahwa setiap anak sebenarnya memiliki potensi besar. Namun, status ekonomi dan keterbatasan fasilitas sering kali membuat bakat itu terkubur. Dengan pendidikan yang…
-

Masa Depan Indonesia 2050: Analisis Think Tank Dunia, Skenario Geopolitik, Ekonomi, dan Ancaman Perpecahan
Indonesia menjadi perhatian utama berbagai think tank dunia. Dengan posisi strategis di Indo-Pasifik, bonus demografi, dan kekayaan sumber daya, masa depan Indonesia hingga 2050 dipenuhi peluang sekaligus ancaman. Kajian global menggambarkan tiga skenario: Indonesia bertahan dan menjadi kekuatan besar, stagnasi akibat krisis internal, atau menghadapi risiko disintegrasi layaknya Uni Soviet. Laporan ini mengulas pandangan lembaga…


