Category: Analisis & Opini
-

Tradisi Flexing di Sekolah SMA: Antara Gaya, Gengsi, dan Identitas Anak Muda
Flexing di sekolah SMA kini sudah jadi fenomena sehari-hari. Dari sepatu branded, gadget terbaru, nongkrong di cafรฉ hits, hingga prestasi akademik, semuanya bisa jadi ajang pamer alias flexing. Esai ini ditulis oleh Qaishar, siswa SMA Banda Aceh, yang mencoba melihat fenomena flexing bukan sekadar soal barang mahal atau gengsi, tapi juga kebutuhan sosial anak muda…
-

The New Indonesia Country (2050โ2130) โ Proyeksi Geopolitik Indonesia
Pendahuluan Grand Essay ini memetakan arah Indonesia dalam tiga fase besar: โReturn to Majapahit Eraโ (2000โ2025), risiko โBalkanisasi Indonesiaโ (2025โ2050), dan kemunculan New Indonesia Country (2050โ2130). Berbasis siklus sejarah 30 tahunan, demografi, ekonomi, dan geopolitik Indo-Pasifik, esai ini menawarkan kerangka membaca krisisโsekaligus peluang kelahiran kembaliโIndonesia di abad mendatang.
-

Pentingnya Berpikir Kritis di Tengah Badai Disinformasi di Indonesia
Disinformasi, hoaks, dan propaganda kian mencemari ruang publik Indonesia, terutama setelah demonstrasi #ResetIndonesia. Artikel ini mengulas bagaimana derasnya informasi yang tidak terverifikasi dapat memicu polarisasi sosial, konflik, bahkan kekacauan negara. Melalui pendekatan berpikir kritis, literasi digital, dan konsep tabayyun dalam Islam, masyarakat diharapkan mampu memilah informasi secara bijak. Sejarah membuktikan fitnah dan propaganda telah menghancurkan…
-

Perdagangan dan Perkapalan Melayu di Selat Melaka: Membaca Ulang Kajian Ahmad Jelani Halimi
Perdagangan dan Perkapalan Melayu di Selat Melaka (Abad ke-15 hingga ke-18) karya Ahmad Jelani Halimi adalah kajian mendalam tentang peran bangsa Melayu dalam sejarah maritim global. Buku ini mengulas kejayaan perdagangan Kesultanan Melaka, peranan syahbandar, keunggulan teknologi perkapalan jong dan lancaran, hingga dinamika perompakan dan perebutan jalur niaga oleh Portugis serta Belanda. Ahmad Jelani menekankan…
-

Peran Ulama dalam Pencegahan Kekerasan Seksual di Aceh
Kekerasan seksual di Aceh terus meningkat meski syariat Islam telah ditegakkan melalui Qanun Jinayah. Data dari P2TP2A dan DP3A menunjukkan tren kasus yang mengkhawatirkan, bahkan melibatkan orang terdekat korban. Stigma, minimnya keberpihakan, dan lemahnya implementasi hukum membuat suara korban sering terbungkam. Artikel ini mengurai pentingnya peran ulama dalam mendorong perubahan sosial, memberikan edukasi, serta menjadi…
-

Snouck Hurgronje: Ilmuwan, Penyamar, dan Otak Strategi Belanda di Aceh
Snouck Hurgronje adalah orientalis Belanda yang meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Aceh. Lahir tahun 1857, ia dikenal sebagai ilmuwan brilian yang mendalami Islam, bahkan menyamar di Mekkah dengan nama โHaji Abdul Ghaffar.โ Namun, pengetahuannya digunakan untuk kepentingan kolonial Belanda. Di Aceh, Snouck menyusun strategi: biarkan masyarakat beribadah, tapi tekan ulama penggerak jihad, serta dekatkan Belanda…
-

Abdullah Mahmud Hendropriyono: Profesor Intelijen, Jaringan Kekuasaan, dan Kontroversi HAM
Abdullah Mahmud Hendropriyono adalah sosok unik dalam sejarah Indonesia. Dari Kopassus hingga Kepala BIN, dari akademisi hingga profesor intelijen pertama di dunia, ia membangun strategi hidup yang menggabungkan nasib, nasab, dan jaringan kekuasaan. Namun, kontroversi HAM dari Talangsari hingga Munir membuatnya tetap menjadi figur yang penuh paradoks.


