Category: Premium
-

Dari Syekh Haji ke Negara: Dinamika Etnografis Haji Nusantara menurut Dadi Darmadi
Haji bagi umat Islam Indonesia bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan kisah panjang penuh dinamika sosial, politik, dan ekonomi. Dadi Darmadi, melalui kajian etnografisnya, menyoroti bagaimana haji sejak masa kolonial sudah terhubung dengan globalisasi, mulai dari peran Saudi Holland Bank, penertiban tarif oleh ulama Jawah, hingga ide bahwa haji harus dikelola secara resmi oleh negara. Artikel…
-

Analisis Strategis Konflik Hipotetis: Kekuatan Militer Australia dan Skenario Operasi terhadap Indonesia
Tulisan ini menyajikan analisis strategis mengenai potensi konflik hipotetis antara Australia dan Indonesia, dengan fokus pada evaluasi kekuatan militer kedua negara dan kemungkinan skenario operasi. Artikel membedah aspek militer, diplomasi, serta implikasi geopolitik di kawasan Asia-Pasifik. Australia dengan modernisasi pertahanannya, dan Indonesia dengan keunggulan geografis serta demografis, menciptakan dinamika keamanan yang kompleks. Ulasan ini tidak…
-

Bagan Metode Studi Islam: Epistemologi, Pengetahuan, Worldview, dan Struktur dalam Kajian Sains Islam
Bagan Methods in Islamic Studies menjadi peta navigasi penting dalam mata kuliah Kajian Sains Islam. Ia memperlihatkan bagaimana ilmu Islam dibangun dari epistemologi wahyu dan akal, diuji melalui pengalaman empiris, dimaknai lewat worldview, serta dijaga oleh struktur sosial dan budaya. Artikel ini menghadirkan penjelasan komprehensif, sekaligus instrumen pembelajaran untuk mahasiswa UIN Ar-Raniry dan pembaca umum.
-

Intelligence Elsewhere โ Intelijen Global di Luar Bayang-Bayang Barat
Buku Intelligence Elsewhere: Spies and Espionage Outside the Anglosphere karya Philip H. J. Davies & Kristian C. Gustafson menantang dominasi narasi intelijen Barat dengan menghadirkan studi komparatif tentang praktik intelijen di Asia, Afrika, Timur Tengah, hingga Amerika Latin. Dari Sun Tzu, Kautilya, hingga reformasi intelijen di Indonesia, buku ini membuka mata kita bahwa intelijen bukan…
-

Tun Dr. Mahathir Mohamad: Figur Strategis, Visioner, dan Ketahanan Politik di Usia 100
Tun Dr. Mahathir Mohamad, sosok ikonis dunia Melayu-Islam, genap berusia 100 tahun pada 2025. Esai ini membedah gagasan, visi politik, dan warisan intelektualnya, mulai dari The Malay Dilemma, Vision 2020, hingga peran kontemporernya dalam demonstrasi #TurunAnwar.
-

Intelligence, Power, and the Indo-Pacific: How America Uses Knowledge as Strategy
The Indo-Pacific has become the central arena of twenty-first-century power competition, where military presence alone no longer determines strategic advantage. This essay argues that Americaโs real strategy in the region is built upon intelligence: the ability to collect, process, interpret, and weaponize knowledge before rivals convert capability into irreversible action. From CIA HUMINT and NSA…
-

Kekuatan Intelijen Singapura: Struktur, Aliansi, dan Teknologi 10 Tahun Terakhir
Artikel ini mengulas secara komprehensif kekuatan intelijen Singapura dalam 10 tahun terakhir. Fokus analisis mencakup struktur organisasi utama (ISD, SID, dan Digital & Intelligence Service), peran think tank strategis (RSIS, ISEAS, CENS), aliansi internasional dengan AS, Inggris, Israel, dan Australia, serta inovasi teknologi intelijen berbasis AI, big data, dan cyber intelligence. Artikel ini juga membahas…
-

Gajah dalam Sejarah Aceh: Simbol Militer, Budaya, dan Spiritualitas
Gajah memiliki jejak panjang dalam sejarah Aceh. Tidak hanya menjadi kendaraan perang Kesultanan Aceh Darussalam, tetapi juga simbol budaya, seni, dan spiritualitas masyarakat Gayo. Dari pasukan bergajah yang menakutkan musuh, tarian Guel yang sarat makna, hingga peran gajah pasca tsunami Aceh 2004, hewan ini hadir sebagai saksi peradaban. Artikel ini mengajak kita memahami peran gajah…

