Tag: Aceh
-

Apa yang Berubah dalam Masyarakat Aceh? Membaca Transformasi Sosial, Digital, dan Etika di Tanah Serambi Mekkah
Masyarakat Aceh kini hidup di antara dua dunia: tradisi yang sarat makna dan modernitas digital yang serba cepat. Perubahan ini melahirkan masyarakat baru yang “fast learners” sekaligus “fast angry.” Dari transformasi ekonomi hingga pergeseran etika sosial, artikel ini mengajak pembaca menelusuri bagaimana budaya Aceh menegosiasikan identitasnya di tengah dunia algoritma.
-

Pesantren sebagai Ekosistem Intelektual Islam di Nusantara: Menelusuri Jejak dari Aceh hingga Cirebon
Dari dayah di Aceh hingga pesantren di Jawa Timur, esai ini menyingkap bagaimana Islam tumbuh melalui lembaga pendidikan, ziarah, dan spiritualitas. Pesantren bukan sekadar tempat belajar, tetapi jantung peradaban Islam Nusantara.
-

Demokrasi Aceh: Antara Tradisi Lokal, Agama, dan Tantangan Negara-Bangsa
Demokrasi Aceh tidak lahir dari proyek sekularisme Barat, tetapi dari tradisi musyawarah, nilai Islam, dan kesadaran moral rakyat. Monograf ini menelusuri perjalanan Aceh dalam menegosiasikan demokrasi substantif di bawah bayang-bayang negara-bangsa, agama, dan politik global. Refleksi Prof. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad ini menegaskan bahwa demokrasi sejati bukan sekadar sistem, melainkan jalan spiritual menuju keadilan dan kemanusiaan.
-

Peran Ulama dalam Pencegahan Kekerasan Seksual di Aceh
Kekerasan seksual di Aceh terus meningkat meski syariat Islam telah ditegakkan melalui Qanun Jinayah. Data dari P2TP2A dan DP3A menunjukkan tren kasus yang mengkhawatirkan, bahkan melibatkan orang terdekat korban. Stigma, minimnya keberpihakan, dan lemahnya implementasi hukum membuat suara korban sering terbungkam. Artikel ini mengurai pentingnya peran ulama dalam mendorong perubahan sosial, memberikan edukasi, serta menjadi…
-

Keeping the Trust for Peace – Farid Husain: Kisah dan Kiat Menumbuhkembangkan Damai di Aceh
Pengantar Buku Keeping the Trust for Peace karya Farid Husain adalah sebuah dokumen hidup tentang bagaimana perdamaian Aceh tidak pernah lahir dalam ruang kosong, melainkan dari ruang perjumpaan, kompromi, dan keberanian untuk menjaga kepercayaan di antara pihak-pihak yang pernah berhadapan dalam medan konflik. Buku ini merekam bukan hanya momen Helsinki 2005, tetapi juga denyut nadi…
-

Wajah Agama di Aceh: Dari Simbol Sejarah Menuju Tantangan Kontemporer
Wajah agama di Aceh bukan hanya soal keyakinan, melainkan identitas kolektif yang membentuk sejarah, politik, dan budaya. Dari masa kesultanan yang melahirkan ulama besar, perlawanan terhadap kolonial, hingga penerapan syariat, agama selalu hadir dengan wajah yang berbeda. Namun, di era globalisasi, agama cenderung direduksi menjadi simbol formalitas dan gaya hidup privat, kehilangan makna sosialnya. Esai…
-

Kick-Off Riset Tenurial: Revitalisasi Mukim dan Hak Masyarakat Adat Aceh Besar
Kick-Off Meeting Riset Tenurial Subyek dan Obyek Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Aceh Besar resmi digelar di Ruang Senat Universitas Syiah Kuala, 22 Agustus 2025. Acara ini mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, dan BRWA dalam agenda menata ulang hak-hak adat Aceh. Riset yang berlangsung hingga Maret 2026 ini akan memetakan tanah ulayat, hutan adat, dan ulayat…
-

Laporan Analisis Mingguan Dinamika Sosial, Politik, dan Keamanan Aceh | Periode 14–21 Agustus 2025
Laporan mingguan KBA13 Insight untuk Pekan III Agustus 2025 menyoroti dinamika sosial, politik, dan keamanan di Aceh. Dari perdebatan seputar syariat Islam, manuver elite menjelang Pilkada 2025, hingga hubungan tarik-menarik Jakarta–Banda Aceh, laporan ini memberikan analisis tajam tentang arah kebijakan dan stabilitas Aceh. Isu keamanan residual pasca-konflik dan kejahatan lintas negara juga semakin nyata, menuntut…
-

Aceh, Nation-State, dan Komparasi Global: Bali, Yogyakarta, Brunei, Singapura, dan Israel dalam Dialektika Demokrasi dan Agama
Pasca-Helsinki, Aceh dihadapkan pada tantangan besar untuk mengubah legitimasi simbolik syariat menjadi kinerja nyata dalam tata kelola publik. Belajar dari Bali, Yogyakarta, Brunei, Singapura, dan Israel, terlihat bahwa daya tahan politik tidak hanya ditentukan oleh identitas atau narasi, tetapi juga kelembagaan, kapasitas birokrasi, jejaring global, dan kepercayaan publik. Rekomendasi strategis bagi Aceh mencakup institusionalisasi maqāṣid…
