Islam Nusantara is often discussed as a cultural or sociological phenomenon. This essay approaches it differently— as...
Kamaruzzaman Bustamam Ahmad
Prof. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad (KBA) has followed his curiosity throughout life, which has carried him into the fields of Sociology of Anthropology of Religion in Southeast Asia, Islamic Studies, Sufism, Cosmology, and Security, Geostrategy, Terrorism, and Geopolitics. Prof. KBA is the author of over 30 books and 50 academic and professional journal articles and book chapters. His academic training is in social anthropology at La Trobe University, Islamic Political Science at the University of Malaya, and Islamic Legal Studies at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. He received many fellowships: Asian Public Intellectual (The Nippon Foundation), IVLP (American Government), Young Muslim Intellectual (Japan Foundation), and Islamic Studies from Within (Rockefeller Foundation).
Ali Asghar Engineer was not a celebrity intellectual, yet his ideas reshaped discussions on Progressive Islam, ethics,...
Henry Corbin’s concept of mundus imaginalis challenges modern assumptions about reality, imagination, and knowledge. This essay explores...
Esai ini membaca wafak, kosmologi, kosmogoni, dan meta-intelijen sebagai arsitektur simbolik ketahanan negara Indonesia. Ketika negara retak,...
Artikel ini membedah konsep wongke sebagai kategori inti dalam filsafat intelijen Indonesia. Wongke dipahami bukan sebagai agen...
Indonesia tidak runtuh karena kurang teknologi, tetapi karena terlalu lama mengandalkan aura. Menuju 2030, politik klenik dan...
Mind control bukan lagi proyek penguasaan neuron, melainkan rekayasa kesadaran melalui AI, algoritma, dan arsitektur makna. Esai...
Mengapa negara tidak pernah benar-benar dapat mengetahui Aceh? Esai ini membongkar kegagalan filosofis intelijen Indonesia sebagai...
Kegagalan pulbaket di Aceh bukan karena kurang data, melainkan karena krisis ontologi, meta-teori, dan metafisika dalam praktik...
